Alamat
CM3C+6F9, Jl. Perkutut, Vim, Kec. Abepura, Kota Jayapura, Papua 99225
Alamat
CM3C+6F9, Jl. Perkutut, Vim, Kec. Abepura, Kota Jayapura, Papua 99225

Kendari, 13 Oktober 2025 – Ketua Kafilah Provinsi Papua, Dr. Karsudi, menyampaikan perkembangan terkini penampilan para peserta dari Papua pada ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara. H
Menurutnya hingga hari kedua pelaksanaan lomba, kafilah Papua telah menampilkan performa terbaiknya di berbagai cabang dan golongan yang diikuti.
Menurut Dr. Karsudi, Provinsi Papua berpartisipasi dalam dua cabang lomba utama, yakni Seni Baca Al-Qur’an (Tilawah) dan Hafalan Al-Qur’an (Hifzhil Qur’an). Dari kedua cabang tersebut, Papua mengikuti total 12 golongan lomba, yang terdiri atas peserta putra dan putri.
“Untuk cabang seni baca Al-Qur’an, Papua mengirimkan empat peserta tilawah. Sementara untuk cabang hafalan Al-Qur’an, kita mengikuti kategori hafalan 1 juz, 5 juz, 10 juz, dan 20 juz baik putra maupun putri,” jelas Dr. Karsudi.
Pada hari kedua, Senin (13/10/2025), beberapa peserta dari Papua telah tampil dan memperoleh hasil yang membanggakan. Pada cabang Tilawah Anak Putri, Nur Hidayah meraih nilai 89,00, sedangkan nilai tertinggi sementara diperoleh peserta dari Kalimantan Selatan dengan skor 93,67. Untuk Tilawah Anak Putra, Muhammad Febrian Nasution, berhasil meraih 92,33, menempati urutan keempat, sementara posisi pertama diraih Muhammad Murwani Alawi dari Kalimantan Timur dengan nilai 94,50.
“Persaingan di kategori tilawah anak putra sangat ketat. Kita berharap utusan Papua dapat meraih minimal predikat juara harapan,” ujar Karsudi.
Sementara itu, pada cabang Hafalan Al-Qur’an 5 Juz Putri, Fitri Eka Handayani meraih nilai 90,93 dan menempati posisi keempat. Posisi teratas kategori ini ditempati peserta dari Kalimantan Barat dengan skor 93,25. Untuk kategori Hafalan 10 Juz Putra, Muhammad Farhan tampil pada hari pertama dengan perolehan nilai 89,17, menempati urutan keenam. Nilai tertinggi sementara diraih Febrian Nur Hakim dengan skor 98,84.
Untuk golongan 20 Juz Putra, peserta asal Papua Amal Hidayat dari tampil pada sore hari. Adapun peserta lain, Hizbullah Dzaky Fatahillah dari Kabupaten Jayapura, masih menunggu hasil penilaian dewan juri.
“Secara umum, para peserta dari Papua telah tampil maksimal. Meski persaingan sangat ketat, terutama dengan kafilah dari Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, hasil yang diraih sudah menunjukkan kemajuan yang membanggakan,” ujar Karsudi.
Ia menambahkan, untuk wilayah timur Indonesia, khususnya dari Tanah Papua, capaian para peserta dapat dikatakan sebagai yang terbaik dari kawasan tersebut.
“Kami berharap pada penampilan berikutnya, khususnya cabang Tilawah Putra dan Putri serta Hafalan 20 Juz Putra dan Putri yang akan digelar pada 14 Oktober, kafilah Papua mampu meraih predikat juara,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Dr. Karsudi mengajak seluruh masyarakat Papua dan Indonesia Timur untuk memberikan dukungan dan doa terbaik bagi para peserta.
“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar Papua dapat membawa pulang salah satu gelar juara pada ajang STQH Nasional ke-28 tahun 2025 ini,” pungkasnya.